Pertanyaan:
1.
Berikan contoh etiket atau
pelanggaran berinternet dalam:
a.
Berkirim surat melalui email
b.
Berbicara dalam chatting
2.
Jelaskan berbagai macam kegiatan
apa saja yang bisa dilakukan pada dua kegiatan diatas.
3.
Jelaskan apa saja yang dimaksud
dengan “proses profesional” dalam mengukur sebuah profesionalisme.
Penjelasan:
1.
Banyak dari kita mungkin masih
menggunakan bahasa tidak baku baik dalam kehidupan sehari-hari , di SMS ataupun
di internet. Bahasa tidak baku tersebut bukanlah sebuah masalah yang berarti.
Tetapi yang menjadi masalah adalah ketika kita tidak tahu tingkat kesopanan
terhadap kalimat yang kita ucapkan. Sebenarnya, etika-etika ini bisa diterapkan
dalam setiap situasi mengetik seperti SMS dan ber-email .
a.
Etika berkirim surat melalui email
Ø Gunakan
bahasa yang sopan
Ø Tulis
pertanyaan yang ingin kamu tanyakan dengan bahasa indonesia yang baik dan benar
Ø Jangan
gunakan huruf kapital, gunakanlah huruf kapital di tempat yang benar seperti
penggunaan di awal kalimat setelah tanda titik
Ø Hindari
spam , boombing
Ø Gunakan
BCC jika ingin mengirim ke banyak email
Ø Gunakan
judul atau subject
Ø Hati-hati
dalam mem-forward, pastikan terlebih dahulu bahwa informasi tersebut bukan
hoax.
b.
Etika berbicara dalam chatting
Ø Penggunaan
huruf kapital yang sesuai pada kondisi. Berkata dengan huruf kapital berarti
sedang teriak atau marah-marah, terkadang juga digunakan untuk penegasan. Jadi
gunakan huruf kapital sesuai dengan situasi percakapan yang sedang berlangsung.
Ø Tidak
menyingkat kalimat. Hal ini akan menyebabkan salah pemahaman karena tidak semua
orang mengetahui maksud dari kalimat yang kita singkat tersebut, biasanya
kalimat singkat dilakukan pada orang-orang terdekat yang sudah lama mengenal
kita.
Ø Jika
dalam debat/diskusi umum, gunakan tanda “@” untuk menunjukan kepada siapa kamu
sedang bicara. Penggunaan tanda @ memang sangat lumrah digunakan dalam grup
chat agar pembicaraan dan lawan bicara yang dituju menjadi jelas dan tidak
salah paham.
Ø Gunakan
bahasa yang sopan, dalam artian disini bkn bahasa yang kasar seperti
menyebutkan nama binatang yang kurang
pantas disebutkan dalam ber-chatting
Ø Jangan membicara SARA saat
mengobrol,jangan pernah membawa bawa masalah SARA kedalam topik
pembicaraan.karena hal ini sangatlah sensitive,mereka dengan mudahnya akan
merasa sangat tersinggung
2.
Kegiatan yang bisa dilakukan dalam
ber-email dan chatting adalah:
a.
Ber-email
·
Mengirim dokumen kepada teman atau
perusahaan. Kegiatan berkirim pesan melalui email dilakukan karena ada beberapa
alasan, seperti jarak tempat tinggal yang sangat jauh misalnya beda negara,
karena jika berkomunikasi melalui telepon kemungkinan kartu SIM telepon yang
kita gunakan tidak bisa dipakai sampai luar negeri jadi masih ada beberapa
orang yang menggunakan cara ber-email untuk berkomunikasi atau mengirim surat jarak
jauh. Dan mengirim dokumen ke perusahaan contohnya seperti saat kita sedang
melamar pekerjaan, sekarang sudah banyak orang yang melamar pekerjaan dengan
cara mengirim CV, surat lamaran pekerjaan, foto dan dokumen pendukung lainnya
melalui email asal kita tahu alamat email perusahaan kemudian kita dapat
mengirim dokumen lamaran kerja kita dan tinggal menunggu balasan untuk
panggilan interview.
·
Sebagai media
komunikasi. E-mail atau surat elektronik adalah media komunikasi yang biasa
dilakukan secara personal atau umum (komunitas).
·
Media informasi. Melalui e-mail, kita bisa
mendapatkan informasi-informasi terbaru dari seluruh dunia yang kita inginkan
dengan cara menjadi pelanggan informasi dari media yang kita tentukan.
·
Mengirim data. Dengan e-mail anda bisa melakukan pengiriman
data ke seluruh dunia dan tentunya pengirim dan yang dikirimi data sama-sama
menggunakan alamat e-mail, bukan alamat rumah. Tidak hanya itu, dengan
menggunakan e-mail anda bisa mengirimkan data ke banyak orang hanya dalam
hitung menit bahkan detik. Melakukan pengiriman data melalui e-mail sangat
efektif, efisien, dan murah. Cukup melalui koneksi internet dan alamat e-mail
kita, pengiriman akan cepat sampai ke alamat tujuan dan tidak perlu biaya
mahal.
·
Media promosi. Jika kita bisa memiliki usaha di internet atau
bisnis online, kita bisa mengirimkan promosi produk ke para pelanggan kita
dengan memanfaatkan daftar e-mail pelanggan yang ada.
b.
Berbicara dalam chatting
·
Media
komunikasi
Tujuannya
adalah untuk memudahkan cara berkomunikasi jarak jauh. Dengan adanya fitur
chatting saat ini akan semakin memudahkan sistem koordinasi dalam sebuah
perusahaan. Untuk menyampaikan informasi yang terkesan penting dan segera maka
bisa memanfaatkan fitur chatting. Dengan chatting juga bisa menyampaikan pesan
atau informasi langsung ke beberapa orang seperti pada fitur grup chatting.
Tentu hal ini sangat berdampak positif terhadap bisnis.
·
Sumber Informasi Paling Cepat
Chatting diklaim
sebagai perantara penyampaian informasi pealing cepat. Untuk bertukar
informasi, Anda tidak perlu menemui orang yang bersangkutan atau menghabiskan
pulsa dengan menelpon karena bisa dilakukan hanya dengan Chatting.
·
Media Untuk Berkomunikasi dengan Pelanggan
Chatting
tidak hanya memudahkan komunikasi antar anggota perusahaan saja, namun juga
bertujuan untuk memudahkan interaksi dengan pelanggan. Dengan chatting maka
Anda akan lebih mudah terhubung dengan pelanggan misalnya untuk pemesanan
produk, komplain atau lainnya.
·
Sarana Pemasaran
Di
jaman yang serba gadget ini tentu Anda tidak perlu lagi mengeluarkan budget
lebih untuk pemasaran atau promosi dengan mencetak brosur. Anda cukup membuat
bahan promosi dalam bentuk digital dan kemudian melakukan penyebaran via
chatting. Cara promosi seperti ini sudah dianggap “lumrah” dikalangan pebisnis,
terutama yang berbisnis secara online.
3.
Proses
professional atau profesionalisasi adalah proses evolusi yang menggunakan
pendekatan organisasi dan sistematis untuk mengembangkan profesi ke arah status
professional.Untuk mengukur sebuah profesionalisme, tentunya perlu diketahui
terlebih dahulu standar professional. Secara teoritis menurut Gilley dan
Eggland (1989), standar professional dapat diketahui dengan empat perspektif
pendekatan, yaitu :
a.
Pendekatan berorientasi filosofi
·
Pendekatan
lambang professional : Lambang professional yang dimaksud antara lain seperti
sertifikasi, lisensi, dan akreditasi.
·
Pendekatan
sikap individu : pendekatan ini melihat bahwa layanan individu pemegang profesi
diakui oleh umum dan bermanfaat bagi penggunanya.
·
Pendekatan
electic : ini merupakan pendekatan yang menggunakan prosedur, teknik, metode
dan konsep dari berbagai sumber, sistem,dan pemikiran.
b.
Pendekatan
orientasi perkembangan
·
Berkumpulnya
individu-individu yang memiliki minat yang sama terhadap suatu profesi.
·
Melakukan
identifikasi dan adopsi terhadap ilmu pengetahuan tertentu untuk mendukung
profesi yang dijalaninya.
·
Terorganisir
secara formal pada suatu lembaga yang diakui oleh pemerintah dan masyarakat
sebagai sebuah organisasi profesi.
·
Membuat
kesepakatan mengenai persyaratan profesi berdasarkan pengalaman atau
kualifikasi tertentu.
·
Menentukan
kode etik profesi yang menjadi aturan main dalam menjalankan sebuah profesi
yang harus ditaati oleh semua anggota profesi yang bersangkutan.
·
Revisi
persyaratan berdasarkan kualifikasi tertentu seperti syarat akademis dan
pengalaman melakukan pekerjaan di lapangan.
c.
Pendekatan
orientasi karakteristik
·
Kode
etik profesi yang merupakan aturan main dalam menjalankan sebuah profesi
·
Pengetahuan
yang terorganisir yang mendukung pelaksanaan sebuah profesi
·
Keahlian
dan kompetensi yang bersifat khusus
·
Tingkat
pendidikan minimaldari sebuah profesi. Ini penting untuk menjaga mutu profesi
yang bersangkutan
·
Sertifikat
keahlian yang harus dimiliki sebagai salah satu lambing professional
·
roses
tertentu sebelum memangku profesi untuk bisa memikul tugas dan tanggung jawab
dengan baik
·
Adanya
kesempatan untuk menyebarluaskan dan bertukar ide di antara anggota
·
Adanya
tindakan disiplin dan batasan tertentu jika terjadi malpraktik dan pelanggaran
kode etik profesi
d.
Pendekatan
orientas non-tradisional
perspektif
pendekatan non-tradisional menyatakan bahwa seseorang dengan bidang ilmu
tertentu diharapkan mamapu melihat dan merumuskan karakteristik yangunik dan
kebutuhan sebuah profesi.
Sumber:
http://pengetahuanwawasanz.blogspot.com/2014/03/pengertian-dan-manfaatkegunaan-e-mail.html
https://www.kompternet.com/2017/03/etika-dalam-melakukan-chatting.html
https://sixplore.wordpress.com/2010/03/20/etika-dalam-menggunakan-e-mail/
https://gapra.files.wordpress.com/2009/01/etika-berkirim-surat-lewat-email-dan-berbicara-dal.pdf
http://jhonatansilitonga.blogspot.com/2015/05/mengukur-profesionalisme.html?m=1
https://ruhulaminlearning.wordpress.com/2015/09/28/mengukur-profesionalisme/amp/









